PAN Dukung Penuh Hidayat-Didik
01 Jul 2012 | 16:49 WIBJakarta (1/7) Kampanye Akbar pasangan nomor urut 4 Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini berlangsung meriah di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan Jakarta, Selasa (1/7). Selain dihadiri ratusan ribu massa, kampanye ini juga dimeriahkan tokoh-tokoh politik nasional diantaranya; Ketua Fraksi PKS DPR Mustafa Kamal, Anggota DPD DKI AM Fatwa, Ketua Fraksi PAN DPR Tjatur Sapto Edy, Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Jazuli Juwaini dan beberapa tokoh nasional lainnya.
Dalam sambutannya, AM Fatwa menyatakan dukungan penuh DPP PAN terhadap pasangan Hidayat-Didik. “Saya ditugaskan oleh pendiri PAN Amien Rais dan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa untuk mengawal pasangan Hidayat-Didik menang Pilkada Jakarta,” tegas Fatwa.
Menurut Fatwa, Hidayat-Didik adalah pasangan yang saling melengkapi. Hidayat adalah sosok pemimpin yang mempu menjangkau semua lapisan. Sementara Didik Rachbini adalah akademisi yang menguasai permasalahan ekonomi yang merupakan salah satu pangkal masalah di Jakarta.
“Pasangan ini saling melengkapi. Pak Hidayat berpengalaman dalam memimpin organisasi nasional dan internasional. Prof Didik adalah akademisi yang berpengalaman untuk mengatasi masalah ekonomi di Jakarta,” kata Tokoh Masyarakat Jakarta ini.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Jazuli Juwaini. Menurut tokoh Ulama Banten ini, Hidayat Nur Wahid adalah sosok ulama dan umara sekaligus.
“Pak Hidayat ini sosok ulama yang dekat dangan masalah umat. Jangan lupa, kita udah dipimpin 5 tahun sama ahlinya dan ternyata gagal. Hidayat-Didik ini jalan keluar dari permasalahan Jakarta,” tegas Jazuli.
|
Isu Darin & Aliran Uang Fathanah Merebak, Ini Tanggapan Resmi PKS
23 May 2013 | 16 : 12 WIB
|
|
Pertumbuhan Ekonomi 2014 Jauh dari Target RPJMN 2014
23 May 2013 | 13 : 29 WIB
|
|
PKS Rotasi Anggota DPR Untuk Fokus Tuntaskan Target Undang-Undang
22 May 2013 | 19 : 08 WIB
|
|
DPR Harap SIDALIH KPU Validasi Pemutahiran DPS Pemilu 2014
22 May 2013 | 16 : 27 WIB
|
|
Kurang Persiapan, PKS Desak Pemerintah Tunda Implementasi Kurikulum Baru
21 May 2013 | 15 : 41 WIB
|

